Thursday, January 19, 2017

LEBAH MADU KU

23 Ferbruari 2016, berawal dari keinginan memelihara lebah madu yang sangat eksotis menurut saya, keinginan ini tercapai ketika saya mendapatkan informasi dari mertua saya bahwa di beduk masjid terdapat sarang lebah madu yang sangat besar, tepatnya 2 beduk ini hanya hiasan di serambi masjid. Dengan modal sarang tersebutlah keinginan  beternak lebah madu muncul.
Beberapa artikel dan buku yang ada diinternet saya baca untuk mengetahui karakter lebah madu dari ratu sampai lebah laki dan lebah pekerja. Rasa penasaran keinginan tahuan ini terus dan terus berlanjut kadang jam kerja dikantorpun  habis untuk browsing dan searching informasi tentang lebah madu ini.
Pertama kali adalah mempersiapkan stup/beehive bagi seorang amatiran seperti saya, untuk membuat hal tersebut sangat berat karena tidak terbiasa dengan menggunakan gergaji, palu dan paku sebagian alat untuk membuat stup/beehive dan hasilnya bisa anda liat gambar dibawah ini,




bagi saya ini sungguh membanggakan karena saya beginner carpenter lah istilahnya. Dan akhirnya jadi dengan hasil yg banyak kekuranganya. Hal ini membuat saya untuk memutuskan membeli/pesan dari seorang tukang kayu yang ada dikotaku dengan harga yg fantastic mahal menurut saya dengan gaji atau penghasilan sedang, hasilnya bagus tapi kurang sesuai dengan orderan saya.
Langkah kedua dengan hive yang sudah jadi rencana pemindahan lebah madu ini dimulai, banyak sekali sengatan karena minimnya body protector.



No comments:

Post a Comment